kata-kata ajaib

entahlah. kenapa aku menyebutnya kata-kata ajaib. tapi ketika kata-kata itu diucapkan (dengan ikhlas tentunya), akan menjadi seperti mantra yang dapat membuat kita tiba2 merekah dan gembira. begitu mudahnya membuat orang lain bahagia 😀

contohnya tadi, ketika saya di parkiran kampus dekat perpustakaan. kebetulan keadaan parkiran penuh dan sesak, hanya ada satu jalan kecil yang cukup untuk lewat satu sepeda. saya kepayahan untuk mengeluarkan sepeda, sehingga harus menutup satu-satunya jalan keluar itu.

ahh kurang beruntung, ternyata sudah ada orang yang mengantri untuk melewati jalan yang saya tutupi tadi. yaa mau tidak mau orang itu harus menunggu sedikit lebih lama untuk bisa lewat. oke, dengan sedikit tergesa2 saya cepat2 mengeluarkan sepeda saya agar orang itu bisa segera lewat.
selesai. . . dan saya bisa sedikit menyingkir. orang itu akhirnya bisa lewat dan berkata “Sorry. . . ” , saya “oh, iya. .
oke, disini saya terkejut. dalam bayangan saya sebelumnya, orang ini akan bete + “nggrundel” melihat saya menghalangi dia lewat. ternyata sebaliknya. haha. saya jadi merasa bersalah telah berprasangka seperti :p. rasanya legaa

kedua, ketika saya pulang dari kampus. sore hari itu kebetulan sedang hujan lebat. karena sudah terlanjur basah, saya nekat pulang dengan berhujan2 ria. ngeri lah waktu itu, karena ada sedikit angin ribut.

dua kilometer sebelum sampai rumah ternyata ada pohon jati yang tumbang menutupi jalan raya. yak jalan raya mulai macet. bapak2 yang naik sepeda langsung turun tangan, bahu membahu menyingkirkan pohon jati yang lumayan besar itu. karena jauh dari rumah warga, akhirnya mereka mematahkan dahan2 jati dengan tangan kosong. duh pengen bantu sebenernya, tapi apa daya saya wanita muehehe. lumayan agak lama sebelum pohon jati akhirnya disingkirkan. antrian kendaraan juga mulai panjang.
setelah pohon jati selesai disingkirkan, kami segera melewati jalan itu. ketika melewati salah satu bapak yang mengangkat pohon tadi, spontan saya bilang “makasih pak“, saya lupa bapak itu jawab apa, tapi saya masih ingat ekspresi wajahnya yang sumringah.
emmmm, jujur ketika itu saya juga merasa aneh. tapi entahlah, semacam ada perasaan yang sulit di gambarkan.

tolong. maaf. terima kasih. sesederhana itu 😀

mungkin kamu juga punya pengalaman yang sama???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s