Sejuta cerita di LSO

LSO, suatu forum tapi kali ini saya menyebutnya dengan LSO aja ya.
mungkin sudah sekitar satu tahun saya disini.  suka duka sedikitnya juga sudah mewarnai satu tahun ini. Alhamdulillah saya senang dan masih bertahan.

mungkin temen2 pernah satu dua kali membaca tulisan saya di sosmed tentang nama saya yang sering kali sembunyi entah dimana. haha. bahkan dalam beberapa kegiatan 9 bulan terakhir ini, saya berulang kali bilang ke senior kalo nama saya nggak ada. hehe. sampai2 beberapa hari yang lalu teman saya berkata “kasianmen to kamu la’ la’, nggak pernah dianggep wakakaka” errr dia tertawa puas sepertinya haha.
sedih? iya. tapi paling cuma beberapa saat aja, setelah itu yaudah sih (meski kadang curcol disosmed, lalu dihapus lagi).

saya senang berada di LSO. disini saya bertemu dengan banyak teman2 dari eksternal, UKM, juga Hmj yg saya ikuti. selain itu kita juga bertemu dengan teman2 dari berbagai prodi jadi banyak hal yang dapat di sharekan disini.

apakah perjalanan di LSO itu mulus lancar? tentu tidak. ada beberapa hal yang kurang greget (bahkan sejak awal diklat) hehe

tapi disini kita punya banyak temen2 , mereka menjadi salah satu energi bagi saya ketika kecewa, lelah, lemah, jenuh, dan tak bersemangat.

mereka yang selalu menguatkan, bekerja keras tanpa kenal lelah, selalu bersemangat, tetap tersenyum dalam segala kondisi, bekerja dengan tulus ikhlas, bahu-membahu, dan saling mengingatkan satu sama lain.

dalam setiap kegiatan, mereka selalu menjadi orang2 yang paling bersemangat. pernah waktu itu ada kegiatan dari KWI, yang melaksanakan kebanyakan ya dari mereka ini. dengan wajah ceria, tanpa mengeluh.
kebetulan waktu itu saya baru bisa ikut di hari keempat, ketika melihat mereka saya hanya tersenyum dan berkata dalam hati “benar2 luar biasa semangat orang2 ini” 🙂 .
hari kelima hari terakhir ospek. setelah selesai, ada senior yang tanya “gimana dek? capek” || “gimana ya mbk. nggak tau ini. dibilang capek, enggak. nggak capek juga enggak” :D.   capek sebenarnya, tapi karena enjoy rasa capek jadi tertutup. rasanya puas.

mungkin pernah saya kecewa, tapi ketika mengingat mereka dan perjalanan kita sejauh ini, rasa kecewa itu langsung tertutupi. entah apa yang membuat saya masih disini, mungkin karena Allah yang masih mengikat kami. hati kami untuk muara yang sama, Allah.

*do’a Robitoh *sambil mengenang perjalanan bersama teman2

terimakasih telah menjadi energi dan semangat saya selama ini. semoga Allah selalu menuntun setiap langkah kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s